Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Home » » Di kutip dari CNN Indonesia TNI Sangkal Intimidasi Warga Kalijodo

Di kutip dari CNN Indonesia TNI Sangkal Intimidasi Warga Kalijodo

TNI Sangkal Intimidasi Warga Kalijodo

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian, Danjen Kopassus Mayjen M. Herindra, Pangdam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana, dan Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi. (CNN Indonesia/Aulia Bintang P)
CNN Indonesia

Dikutip dari CNN Indonesia -- Panglima Komando Daerah Militer Jakarta Raya Mayor Jenderal Teddy Lhaksmana membantah ada intervensi yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia di kawasan lokalisasi hiburan malam Kalijodo, Jakarta Utara. Hal tersebut terkait dengan pernyataan warga Kalijodo yang merasa terimindasi dengan anggota TNI bersenjata lengkap di kawasan tersebut.

Teddy mengatakan keberadaan TNI di kawasan tersebut merupakan dukungan pihaknya untuk menjadikan DKI Jakarta sebagai kawasan yang tertib.

"Tidak ada yang terimindasi. Tidak ada itu senjata. Jika nanti Kepolisian RI meminta, kami dukung semaksimal mungkin," ujar Teddy usai apel persiapan Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ke-5 di Lapangan Jayakarta, Markas Kodam Jaya, Jakarta, Rabu (17/2).

Sementara itu, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Letnan Jenderal Edy Rahmayadi menambahkan bahwa peran TNI, khususnya Kodam Jaya di Ibukota adalah untuk menghadirkan rasa aman. Menurut Edy, Jakarta adalah patokan untuk melihat kondisi Indonesia secara keseluruhan.

"Kami siap membantu penertiban. Kalau pengaman ibukota salah satunya itu. Kalau ibu kota tertib, bisa jadi barometer. Jakarta harus tertib," ujar Edy.

Oleh karena itu, ia mengaku pihaknya mendukung penuh rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk menertibkan Kalijodo. Namun, terkait peran TNI dalam rencana tersebut, Edy mengklaim TNI telah memiliki Standar Operasional Prosedur sendiri.

Sebelumnya, Ahok menyatakan anggota polisi dan TNI sudah melakukan gelar untuk menertibkan kawasan Kalijodo. Para aparat tersebut berjaga untuk menutup pintu masuk menuju kawasan tersebut.

"Polisi dan TNI sudah gelar pasukan untuk sosialisasi, kita akan tutup dulu (pintu masuknya)," kata Ahok saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (16/2).

Menurut Ahok, penutupan bertujuan untuk mencegah orang-orang yang bukan warga Kalijodo mendatangi kawasan yang kerap disebut lokasi prostitusi tersebut.

"Kami tutup supaya pelanggan tak ada yang ke sana, jadi orang luar tak boleh masuk ke sana jika sudah malam," ujar Ahok.

Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi menyatakan proses penggusuran Kalijodo akan dilakukan setelah berlangsungnya KTT OKI yang digelar di Jakarta pada 6-7 Maret 2016.

"Mungkin eksekusi (penggusuran Kalijodo) akan dilakukan setelah KTT OKI. Sekarang hanya persiapan saja," ujar Anas saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (15/2).

Menurut Anas, sebelum eksekusi akan dilakukan sosialisasi dan pemberian surat peringatan untuk mengosongkan kawasan tersebut.

(obs)

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 Adnan Travel. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger